Sarkasme pada Kolom Komentar Tiktok Kumparan dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Audiovisual
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kalimat sarkasme pada kolom komentar tiktok kumparan dan mengimplementasikan bahan ajar Bahasa Indonesia berbasis audiovisual pada materi teks tanggapan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa tuturan yang bersumber dari kolom komentar akun tiktok Kumparan dan wawancara dengan guru dan siswa di SMP Ignatius Slamet Riyadi Karawang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu simak, catat, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap dengan Miles and Huberman, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada kolom komentar akun berita Kumparan TikTok ditemukan empat jenis tindak tutur, yakni tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, dan komisif yang bermaksud untuk mengekspresikan perasaan maupun emosi terhadap berita tersebut. Berdasarkan hasil wawancara menunjukkan bahwa bullying bukan hanya terjadi pada media sosial tetapi pada kehidupan nyata seperti sekolah masih sering ditemukan. Hasil penelitian ini dimanfaatkan sebagai rekomendasi bahan ajar berbasis audio visual pada materi teks tanggapan kelas XI SMP fase D semester ganjil pada siswa SMP Ignatius Slamet Riyadi Karawang, agar siswa mampu mengenali bentuk sarkasme bersifat bullying, memahami dampaknya, dan menjadi lebih bijak dalam menyampaikan pendapatnya di media sosial mauapun kehidupan nyata.
This study aims to describe sarcasm sentences in the comment column of TikTok Kumparan and implement audiovisual-based Indonesian teaching materials in response to text materials. The research method used is a descriptive qualitative method. The research data is in the form of speech sourced from the comment column of the Kumparan TikTok account and interviews with teachers and students at Ignatius Slamet Riyadi Karawang Junior High School. The data collection techniques carried out are listening, recording, and interviewing. Data analysis is carried out through several stages, with Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, and a conclusion drawn. The results of the research in the comment column of the Kumparan TikTok news account found four types of speech acts, namely assertive, directive, expressive, and commissive speech actions that intend to express feelings and emotions towards the news. Based on the results of the interviews, it shows that bullying not only occurs on social media but in real life, such as in schools, is still often found. The results of this study are used as recommendations for audio-visual teaching materials in the response text material for grade XI of junior high school phase D odd semester in students of Ignatius Slamet Riyadi Karawang Junior High School, so that students are able to recognize forms of bullying sarcasm, understand its impact, and become wiser in expressing their opinions on social media and in real life.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Austin’s, J. L. (1975). How to Do Things with Words. Clarendon Press.
Bachrain, A. (2025). 5 Instansi yang Anggarannya Paling Banyak Dipotong Demi Makan Gratis. Kumparan.Com.
Frensivitasari, A., Ariesta, R., & Kurniawan, R. (2020). Kemampuan Menulis Teks Tanggapan Berdasarkan Film Pendek Siswa Kelas IX SMP Negeri 13 Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah KORPUS, 4(3), 276–283. https://doi.org/10.33369/jik.v4i3.12999
Hamzah, R. E. (2015). Penggunaan Media Sosial di Kampus dalam Mendukung Pembelajaran Pendidikan. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 14(1), 45–70. https://doi.org/10.32509/wacana.v14i1.89
Hartini, A. F., Hadi, P. K., & Waraulia, A. M. (2020). Analisis Peristiwa Tutur dengan Metode Speaking (Setting And Scene, Participants, Ends, Act Sequences, Key, Instrumentalities, Norm of Interaction And Interpretation, Genres) dalam AcaraTalk Show Mata Najwa di Trans7. Widyabastra: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 18–30. https://doi.org/10.25273/widyabastra.v8i01.6762
Keraf, G. (2009). Diksi dan Gaya Bahasa: Komposisi Lanjutan I. Gramedia.
Krismawati, A., Ismanti, S., Nazla, F., & Wulandari, R. (2023). Pengembangan Media Audio-Visual sebagai Model Pembelajaran Problem Based Learning di Sekolah Dasar pada Era 5.0. MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah, 4(2), 186–194. https://doi.org/10.19105/mubtadi.v4i2.7719
Lustyantie, N. (2023). Metodologi Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Deepublish.
Magdalena, I., Sundari, T., Nurkamilah, S., Nasrullah, & Amalia, D. A. (2020). Analisis Bahan Ajar. Nusantara: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 311–326. https://doi.org/10.36088/nusantara.v2i2.828
Wiyani, N. A. (2012). Save Our Children From School Bullying. Yogjakarta: Ar-Buzz Media.
Pebrianti, F. (2019). Kemampuan Guru dalam Membuat Media Pembelajaran Sederhana. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa (Semiba), 4, 93–98. https://semcon.unib.ac.id/index.php/semiba/Semiba/schedConf/presentations
Pratomo, Y. (2024). Indonesia Pengguna TikTok Terbesar Kalahkan AS. Kompas Tekno.
Putry, M. E. H. (2016). Peristiwa Tutur dalam Mockumentary Malam Minggu Miko. Arkhais, 7(1), 15–24. https://doi.org/10.21009/arkhais.071.03
Qadir, A., & Ramli, M. (2024). Media Sosial (Definisi, Sejarah dan Jenis-Jenisnya). Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(6), 2713–2724. https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/1787
Raharjo, D. B., & Isdiansyah, B. (2025). Tak Ada Susu di Menu Makan Bergizi Gratis Gantinya Buah. Kumparan.Com.
Rohmadi, M. (2023). Pragmatik: Teori dan Analisis. Yuma Pustaka.
Saragih, A. A., Suryani, I., & Sitorus, A. S. (2024). Penggunaan Media Audio Visual dalam Menumbuhkan Sikap Sosial, Jujur, dan Tanggung Jawab untuk Anak Usia Dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(1), 115–122. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.600
Sari, I., Rahim, A. R., & Paida, A. (2023). Bentuk Sarkasme dalam Media Sosial TikTok. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 9(1), 76–86. https://doi.org/10.33506/jn.v9i1.2471
Searle, J. R. (1969). Speech Acts: An Essay in the Philosophy of Language. Cambridge University Press.
Searle, J. R. . (2011). Speech acts : an essay in the philosophy of language. Cambridge University Press.
Sumilat, J. M., & Pangalo, L. C. (2024). Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Minat Belajar: Study Literature. Jurnal on Education, 7(1), 8085–8091. https://jonedu.org/index.php/joe/article/view/7631
Tarwiyati, P. A., & Sabardila, A. (2020). Bahasa Sarkasme Warganet dalam Berkomentar pada Akun Instagram @aniesbaswedan. Jurnal Literasi, 4(2), 157–168. http://dx.doi.org/10.25157/literasi.v4i2.3550
Trianto, A., Harsiati, T., & Kosasih, E. (2018). Bahasa Indonesia Kelas IX. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ulya, F. N., & Ramadhan, A. (2025). Bertemu Prabowo Jepang Mau Bantu Program Makan Bergizi Gratis. Kumparan.com.
Wati, B. M., & Amri, U. (2022). Analisis Makna Tindak Tutur pada Meme dengan Tagar #qurbanainaja di Instagram. Islamic Manuscript of Linguistics and Humanity (IMLAH), 4(1), 38–54. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/imlah/article/view/4550/0
Wiyani, N. A. (2017). Save Our Children from School Bullying. Ar-Ruzz Media.
Yudhistira, B. Y. ., & Riswandi, B. A. (2022). Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Atas Lagu Virgoun yang Diunggah pada Aplikasi Tiktok. JIPRO: Journal of Intellectual Property, 2(3), 138–155. https://doi.org/10.20885/jipro.vol5.iss2.art3
DOI: https://doi.org/10.26499/salingka.v22i2.1138
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Salingka
Salingka publish by Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Office: Simpang Alai, Cupak Tangah Pauh Limo, Padang 25162,



